Kamis, 17 Mei 2018

Fire Emergency Response Team PT RAPP Terus Berjuang Melawan Kebakaran Lahan

sumber : http://www.halloriau.com/foto_berita/13_20160421_180308.JPG

Fire Emergency Response Team (FERT) merupakan regu pemadam kebakaran yang dibentuk dalam menangani kebakaran lahan di area konsesi milik PT Riau Andalan Pulp and Paper. Selain itu juga, cara mereka mengetahui daerah-daerah rawan kebakaran, Fire Emergency Response Team (FERT) memiliki sistem bernama assessment yang dilakukan pada awal tahun kemarin. Sistem ini digunakan untuk membuat program kerja selama satu tahun yang mana mengacu pada prediksi dan histori.

Selain itu juga, Fire Emergency Response Team (FERT) tidak hanya bertanggung jawab dalam konsesi, akan tetapi juga di radius 3 km di sekitarnya. Fire Emergency Response Team (FERT) atau pemadam kebakaran dari PT Riau Andalan Pulp and Paper (RAPP) sendiri dalam memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sudah tidak diragukan lagi. Tim yang berada di bawah Departemen Fire and Aviation ini sudah berjibaku melawan si jago merah sejak awal berdirinya perusahaan pulp dan kertas terbesar se-Asia ini.

Pada bulan Februari sampai bulan Maret 2018 ini diprediksi akan terjadi musim kebakaran hutan dan lahan berdasarkan siklus tiap tahunnya. Periode tersebut menjadi waktu terjadinya kebakaran yang melanda Indonesia. Periode kedua sendiri terjadi pada bulan Juli dan Agustus. Sementara itu pencegahan dilakukan melalui upaya pemenuhan peralatan dan juga regu inti. Selama ini FERT memiliki 82 tim yang tersebar di beberapa lokasi rawan di sekitar area konsesi PT Riau Andalan Pulp and Paper yang terletak di Pelalawan, Riau.

Oleh karena itu, sejak tanggal 19 Februari hingga 31 Mei 2018 pemerintah Provinsi Riau telah menetapkan status siaga Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla). FERT PT RAPP sendiri juga turut bersiaga jika terjadi Karhutla. FERT sendiri sudah turun tangan langsung sejak bulan Januari untuk membantu pemadaman di lahan masyarakat, seperti dilakukan pada lahan semak belukar di Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, dan Kubu, Kabupaten Rokan Hilir baru-baru ini. Salah seorang pegawai PT RAPP bernama Yuneldi mengatakan pihaknya terus patrol baik darah maupun udara serta melakukan pemantauan melalui radio. Selain itu, koordinasi juga tidak lupa dilakukan dengan pihak-pihak terkait seperti pemerintah, TNI/POLRI, Babinsa, dan masyarakat. Tim dari FERT sendiri selalu siap siaga terkait penanggulangan Karhutla. Anggota pemadamnya sendiri berjumlah 700 orang dan telah dilengkapi alat pemadam berupa pompa air jenis MARK III dan mini striker. Ia juga menambahkan bahwa wilayah konsesi RAPP relatif aman terkendali dari api. Akan tetapi mereka tetap siagadi wilayah masing-masing dan terus melakukan pemantauan. Dan itulah Fire Emergency Response Team PT RAPP untuk terus berjuang melawan kebakaran lahan.

0 komentar:

Posting Komentar