Rabu, 27 Maret 2019

Kenali Obat Luka Luar Ini yang Sering Dibutuhkan dalam Kehidupan Sehari-hari


Penyakit bisa disebabkan dari berbagai kondisi di dalam tubuh maupun di luar tubuh. Penyakit dalam tubuh umumnya lebih mendapatkan perhatian besar dibandingkan penyakit di luar tubuh atau luka luar. Meski begitu, Anda tak seharusnya mengecilkan penyakit akibat bagian luar tubuh karena sama-sama bisa berakibat buruk bagi kesehatan. Luka luar yang mengalami infeksi akibat penanganan yang tidak benar dapat mempengaruhi kesehatan secara umum hingga meninggalkan bekas luka yang tidak mengenakkan untuk dilihat.

Untuk memberikan perhatian pada penyakit akibat luka luar, ada baiknya Anda selalu menyiapkan obat luka luar yang sering dibutuhkan. Dalam kehidupan sehari-hari pasti seseorang pernah mengalami kejadian yang tidak mengenakkan dan menyebabkan adanya luka di kulit atau daging. Misalnya adalah terkena minyak panas saat menggoreng makanan dan memerlukan penanganan cepat dan tepat agar luka tersebut tidak meninggalkan bekas dan tidak terasa sakit dalam waktu yang lama. Untuk itu diperlukan obat luka bakar kena minyak panas yang tepat sehingga bisa langsung digunakan saat kejadian tersebut berlangsung.

Selain luka bakar, contoh lain yang juga kerap terjadi adalah luka lecet pada anak akibat bermain dan tidak berhati-hati. Anak kecil akan sering jatuh akibat berlari ataupun belajar sesuatu yang baru. Luka jatuh bisa kecil ataupun besar dimana semuanya memerlukan penanganan yang cepat dan tepat. Gunakan obat luka jatuh pada anak yang tidak perih seperti obat merah atau antiseptik sehingga tak terjadi infeksi. Namun sebelum mengaplikasikan obat luka, cuci luka terlebih dahulu menggunakan air mengalir. Untuk luka luar yang lebar, bawalah si kecil ke dokter jika dibutuhkan tindakan medis berupa jahitan untuk mengembalikan bentuknya.

Dengan memiliki salep luka bakar dan obat antiseptik untuk luka luar, kejadian yang tidak menyenangkan yang bisa saja terjadi sewaktu-waktu akan bisa diatasi dengan lebih cepat. Pertolongan pertama sangat penting untuk luka luar agar luka lebih mudah diobati lebih lanjut oleh tim dokter. Selain itu penanganan pertama yang tepat akan berpengaruh terhadap ada atau tidaknya bekas luka.

Selasa, 12 Maret 2019

Jenis Luka Anak dan Cara Mengobatinya Paling Mudah


Anak yang sedang masa pertumbuhan tentunya akan sering aktif bergerak dan rentan sekali untuk terjatuh hingga mengakibatkan luka. Luka yang bisa ditimbulkan bisa luka lecet, luka robek atau juga luka sayatan. Untuk itu sebagai orang tua, alangkah lebih baiknya kita mengetahui tentang bagaimana caranya mengobati luka anak yang bisa dilakukan sendiri dirumah tanpa harus pergi ke klinik ataupun rumah sakit. Cara paling sederhana yaitu bisa dengan cara menggunakan plester anti luka seperti dari hansaplast yang bisa anda cek detailnya di https://www.id.hansaplast.co.id/

Adapun jenis luka yang biasanya terjadi pada anak di masa pertumbuhannya, adalah sebagai berikut :

1. Luka tusuk
Jika anak anda sering main keluar tanpa menggunakan sandal, maka tentunya resiko terjadinya luka tusuk ini akan semakin besar. Biasanya luka tusuk ini sering diakibatkan oleh terkena beling, tertancap paku dan sebagainya. Meski tidak banyak mengeluarkan darah, namun luka ini bisa dikatakan sedikit berbahaya karena merusak organ dalam tubuh. 

2. Luka sayat
Luka ini disebabkan karena terkena benda tajam seperti misalnya pisau ataupun pecahan kaca. Luka ini tentunya bisa menyebabkan pendarahan yang cukup banyak dan akan terus aktif  bila tidak segera diobati.

3. Luka robek
Luka robek ini sejatinya bisa menyebabkan luka yang cukup dalam pada kulit, yang sehingga bisa menyebabkan pendarahan dalam volume yang banyak seperti halnya luka sayat. Adapun penyebab dari luka ini bisa dikarenakan terkena benda tajam seperti pisau, beling dan lain sebagainya.

4. Luka terkelupas
Kulit yang terkelupas sebagian atau seluruhnya ini, sejatinya bisa diakibatkan oleh tembakan ataupun ledakan dari akibat bermain petasan ataupun benda-benda yang bisa memicu api lainnya.

Nah, setelah memahami berbagai jenis luka yang biasanya terjadi pada anak yang sedang aktif-aktifnya bergerak, maka cara untuk merawat luka anak nya sendiri adalah sebagai berikut :

1. Membersihkan luka dari kotoran yang masih menempel pada bagian tubuh yang luka, dengan menggunakan air bersih yang mengalir, ataupun bisa ditambahkan dengan menggunakan cairan antiseptic bila diperlukan.

2. Selanjutnya oleskan antibiotic agar bisa membuat luka tetap lembab sehingga bisa mempercepat proses penyembuhan luka dan juga sekaligus bisa mencegah terjadinya infeksi.

3. Tutup luka dengan menggunakan kasa steril ataupun plester luka yang lembut dari Hansaplast, dan bisa diganti bila daya rekatnya sudah dirasa mulai berkurang.